Oleh: Sinang Bulawan
Lebaran sudah memasuki hari ketiga. HP saya sudah tidak lagi berbunyi unik seperti tiga hari berturut-turut sebelumnya.Ternyata bunyi SMS lebaran sudah berhenti masuk.
Sudah dua kali saya hapus seluruh memori SMS yang masuk.Masih juga ratusan SMS berikutnya menyusul.Dengan rasa sabar satu demi satu saya buka.Membaca, dan membalasnya. Ada rasa suka, ada rasa ingin tahu apa isinya, dan dari siapa?
Rata-rata hanya ingin menyampaikan pesan selamat lebaran, minta maaf, dan satu dua yang menutup dengan doa-doa.
Jaman sekarang, HP sudah bukan barang mahal lagi.Setiap orang hampir memilikinya.Begitu juga dengan kita semua.Sekarang saya ingin bertanya, bagaimana dengan HP anda.Apakah juga menerima SMS lebaran? Pasti ada kan ?. Hanya bagi yang bukan muslim saja mungkin yang tidak menerima SMS tersebut. Kalau pun menerima, paling juga SMS nyasar, atau orang yang mengirim belum mengetahui kalau anda bukan beragama Islam.Namun, walau tidak menerima SMS, bisa jadi anda adalah salah satu yang mengirim SMS ke teman-teman yang berlebaran. Saya yakin akan itu. Banyak SMS yang masuk ke HP saya, yang mana pengirimnya memang rekan-rekan sekantor yang non-muslim.
Nah kalau kita menerima SMS lebaran, bagaimana dengan isinya?
Dari ratusan SMS lebaran yang masuk saya perhatikan satu demi satu.Secara iseng dan mereka-reka dapat saya katagorikan macam-macam.Mau tahu?Coba deh baca.Di bawah ini ada beberapa sortiran SMS yang masuk ke HP saya mulai dari yang singkat sampai yang sangat panjang.
"Kriing"
"Selamat hari Raya Idul Fitri mohon maaf lahir dan bathin."
"Kriing"
"Selamat Idul Fitri 1429 H. Mohon maaf lahir & batin.Taqoballahu Minna Wa Minkum."
"Kriing"
"Ass. Ww. Perkenakan kami menghaturkan SELAMAT IDUL FITRI 1 Syawal 1429 H. Taqobbalallahu Minna Wa Minkum. Mohon maaf lahir dan bathin. Wass.ww."
"Kriing"
"Dalam menyambut Idul Fitri 1429 H ini kami sekeluarga juga minta maaf lahir dan bathin, serta mengucapkan "Minal aidin wal fa'izin" agar kita kembali fitri."
"Kriing"
"Kata telah terucap, prasangka telah terungkap, tiada kata kecuali saling maaf, jalin ukhwah dan kasih saying, raih indahnya kemenagan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin."
"Kriing"
"Titik-titik embun diantara daun jatuh ke bumi laksana hujan!! Dosa tertimbum mohon diampun… Terbentuk khilaf mohon dimaafkan…Sajadah indah nanberseri jadi hiasan di hari nan suci. SMS dating sebagai pengganti diri, tanda ada kebersamaan di hati. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin."
"Kriing"
"Ramadhan telah berakhir, semoga kita dapat menjumpainya kembali di tahun yang akan datang dan menunaikan kembali shaum Ramadhan. Selamat Iedhul Fithri 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin. Taqabballahu minna wa minkum, semoga amal dan ibadah kita diterima Allah. "Ya Allah muliakanlah Saudaraku ini, bahagiakanlah keluarganya, berkahilah rezeki dan kesehatannya, kuatkan imannya, tinggikanlah derajadnya, kabulkanlah doanya, serta eratkanlah persaaudaraan kami. Amin."
"Kriing"
"Perkataan yang indah adalah "LAILAHA ILLALLAH MUHAMMADDARRASULULLAH". Lagu yang merdu adalah "ADZAN".Media yang terbaik adalah "AL-QURAN".Senam yang sehat adalah "SHALAT".Diet yang sempurna adalah "PUASA".Kebersihan yang menyegarkan adalah "WUDHU".Perjalanan yang indah adalah "HAJI".Khayalan yang baik adalah ingat "DOSA-TAUBAT & KEMATIAN".
"Selamat tinggal bulan nan suci dan penuh kemuliaan. Selamat datang hari nan fitri. Mohon maaf lahir dan batin".
"Kriing"
"Ini sekedar catatan kecil dari "orang kecil". Petik hikmahnya dan ambil indahnya, selebihnya abaikan saja.
Yang singkat itu "WAKTU".
Yang dekat itu "MATI"
Yang besar itu "NAFSU"
Yang berat itu "AMANAH".
Yang sulit itu "IKHLAS".
Yang mudah itu "BERBUAT DOSA".
Yang abadi itu "AMAL KEBAJIKAN".
Yang akan diinvestasikan itu "APA YANG KITA KERJAKAN".
Yang akan diaudit itu "APA YANG KITA MILIKI".
Tapi yang indah itu jika kita mau dan bisa "SALING MEMAAFKAN".
"Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin. Mari kita perbaiki kesalahan dengan shalat dan sabar."
Itu baru sembilan SMS yang masuk, dan saya anggap bisa mewakili dari ratusan yang ada.Ada yang memang singkat dan sangat formal.Ada yang sangat sopan dan sangat kental nuansa Islamnya.Ada yang berpantun.Ada juga yang bergaya penyair.Jangan salahkan bila ada bergaya penceramah.Dan, berterima kasihlah bila ada yang sampai berdoa sangat panjang, yang semuanya ditujukan untuk diri kita. Kalau membaca SMS seperti ini , sambil membaca tidak lepas-lepasnya mulut saya berucap… amin…amin.
Saya sungguh terkesan, bahkan sempat ada beberapa SMS masuk membuat mata ini berkaca-kaca.Betapa sucinya hati si pengirim dengan sempat-sempatnya mendoakan diri saya ini.Padahal SMS yang saya kirim tidaklah seperti itu.Polos-polos saja, rasanya seperti tidak berjiwa.Saya akui itu.
Tapi setelah terharu membaca SMS yang masuk tadi, keharuan berangsur-angsur mulai berkurang dengan masuknya SMS serupa namun dengan pengirim yang berbeda. Dua SMS yang sama, diikuti tiga, empat, lima , dan seterusnya. Amin…amin…mulut terus berucap, otak saya berputar-putar berpikir.Nah lho bagaimana ini. Kok bisa sama ya? Siapa inisiatornya, dan siapa yang followernya?
Alamak.Bukan hanya kaset, CD, VCD saja yang dibajak.SMS lebaran pun dibajak juga.Amit-amit dah.Hancur…hancur.
Kalau sudah begini semuanya kita kembalikan ke teknologi, karena pesan pendek atau SMS merupakan salah satu fitur yang ada dalam HP yang kita miliki. Ini untuk memudahkan kita mengirim pesan-pesan dengan tujuan menghemat biaya, atau dengan tujuan lain yang sifatnya rahasia atau memang dalam kondisi si pengirim atau si penerima tidak siap atau tidak ada waktu untuk bercakap-cakap. Tetapi dengan perkembangan teknologi, menu-menu di dalam fitur SMS tersebut setiap saat dibuat semakin komplit dan canggih, sehingga SMS yang masuk pun dapat diotak-atik kemudian dikirim lagi ke alamat yang berbeda, dengan secara otomatis menghapus inisial si pengirim awalnya. Ini yang dinamakan fully modified forward message. Kalau HP kita tidak memiliki system ini bisa juga diakali dengan cara copy-paste seperti email.
Jadi itulah penyebabnya SMS masuk ke HP saya yang awalnya membuat haru, lama-lama rasanya menjadi saru.Malah ujung-ujungnya membuat saya senyum-senyum.Tapi sudahlah.Yang penting si pengirim sudah memiliki niat baik, berupaya mempererat tali silaturrahim, dan berusaha menghapus kesalahan dengan permohonan maaf yang mendalam.Dan yang terpenting dia sudah memasukkan saya sebagai salah satu tujuan untuk menerima pesan. Sungguh ini merupakan karunia dari atas sana , kalau saya dianggap orang penting yang harus menerima pesan.
Bayangkan, baru kurang lebih sepuluh tahun.Teknologi telepon selular sudah membuat lompatan besar dalam bidang telekomunikasi.Kalau dulu mau lebaran kita semua dibuat ekstra sibuk. Ke kantor pos beli kartu lebaran banyak-banyak. Mengisi dan menanda-tangani, memasukkan dalam amplop, menempel perangko, kemudian dikirim.Semuanya dengan biaya.
Kartu lebaran yang dijual sudah tersedia dengan banyak pilihan gambar, dan kata-kata pesan di bagian dalamnya.Mulai dari yang formal sampai yang puitis.Kalau kurang sreg, kita kadang-kadang memesan sendiri dengan isi pesan sesuai keinginan kita.Semuanya masih tradisionil.Butuh waktu, tenaga, dan uang.Keterbatasan teknologi ini kemudian mulai berkurang dengan adanya telegram indah atau telegram lebaran.Kemudian meningkat lagi adanya teknologi email. Dan alhamdulillah sekarang muncul cara ber-SMS ria. Tinggal membuat draft isi SMS, kemudian klik semua nama atau no. HP di memori, dan diakhiri dengan menekan menu "SEND". SMS mulai mengalir secara otomatis.
"Tieng", message has been send".
"Tieng", message has been send".
"Tieng", message has been send".
"Tieng", message has been send".
"Tieng", message has been send".
Cara itu yang saya lakukan. Tiga ratus SMS sekaligus dikirim dalam satu tekanan "SEND", kemudian lampu HP berkedip-kedip dengan sinyal kalau SMS saya sudah terkirim ke salah satu nomor tujuan. Kemudian diikuti seperti itu lagi pada nomor-nomor tujuan lainnya.Rasanya maknyus benar.Pesan dikirim dengan cepat, singkat, dan murah sambil sayanya bisa nonton TV, makan, minum, atau pipis.Ya enggak.Sudahlah, andapun yang membaca tulisan ini juga gitu khan?
Yang lucu karena menganggap gampangan dan ini mah jamak terjadi, saya sempat kelepasan tak sengaja.Setelah seluruh SMS terkirim, tiba-tiba kemudian muncul satu balasan SMS masuk.
"Ih Bapak, kapan-kapan saya ganti kelamin. Saya kan perempuan." Karena kaget dan penasaran, cepar-cepat saya cek lagi draft SMS. Pantesan, tujuan SMSnya kepada nama bapak-bapak. Bukan ibu-ibu.
Benar-benar kesalahan yang tidak disengaja.Rasanya hal seperti ini juga sudah rutin dan biasa terjadi. Biasa, "Kesalahan Teknis". Untuk itu saya harus minta maaf.Dan, agar tidak terulang kepada anda, silahkan bagi yang menerima SMS dari saya untuk mengecek juga ya.
"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H.
Mhon Maaf Lahir dan Batin".
Sumber: Dokumen Sinang Bulawan, 3 Oktober 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar